Follow Us @curhatdecom

Senin, 18 Juli 2016

Mengatasi Batuk Pilek Bumil dan Busui Secara Alami

14.02.00 0 Comments

Uhuk...Uhuk... eh gue bukan lagi nyindir siapa-siapa. Ini beneran lagi batuk. Ramadhan sudah berlalu, kudunya mah orang puasa mah tambah sehat ini gue sekeluarga malah sakit. Klo puasanya bener mah yah tambah sehat dijamin. Lah klo puasanya bukanya pake es, trus makan sesuai ingin tanpa perhatian sama gizi, di tambah es dan kadang suka jajan yang mana gak tau deh itu gulanya asli apa gak, minyaknya bagus apa gak, es nya pake air mateng apa gak dsb. Ditambah idul fitri juga wara-wiri kesana kemari akhirnya kecapekan dan daya tahan tubuh menurun deh. Alhasil uhuk...uhuk...

Kamis, 14 Juli 2016

Cuma Tahu Pasar Apung di Banjarmasin? Rugi! Coba Juga Wisata Budaya Satu Ini.

23.00.00 0 Comments
Foto tahun lalu, masih belum bawa gendongan hahaha...

Gak berasa udah setahun lebih tinggal di Banjarmasin. Hampir semua tempat wisata di kota seribu sungai ini sudah dijelajahi. Tapi dari dulu sebuah bangunan di Siring Sungai Martapura bikin gue penasaran. Bangunannya berupa rumah panggung besar yang terbuat dari kayu Ulin. Rumah itu selalu tertutup tapi ada tulisan “Ruma Anno 1925”.
Sasirangan alias Batik nya orang Banjar

Nah setelah setahun lebih penasaran, akhirnya beberapa waktu lalu rasa penasaran itu tuntas sudah terjawab. Ternyata bangunan tersebut dijadikan semacam ruang pameran. Kalau dari baligho di jalan-jalan sih itu pusat pameran UKM kota Banjarmasin. Jadi bayangan gue di dalamnya ada beberapa stand pedagang jadi bisa belanja-belanja (dasar emak-emak), tapi ternyata gak seperti bayangan.
peta destinasi wisata kota Banjarmasin

Bangunan yang terdiri dari dua lantai ini sarat akan budaya Banjarmasin. Di dalamnya ada pameran pakaian adat Banjarmasin, pameran berbagai produk dari sasirangan (batik khas Banjarmasin), Pakaian Nanang Galuh (Abang Nonenya Banjarmasin), ada panggung, spot berfoto, dan foto-foto Banjarmasin dari masa ke masa.

Kamis, 07 Juli 2016

Hikmah Tahnik | Karena Tahnik Apakah Masih Bisa Dikatakan ASI Eksklusif?

23.00.00 1 Comments
Umaro sedang di Tahnik Ayahnya di Rumah Sakit (lupa hari keberapa, kayaknya sih hari ke 3)

Akhirnya Emaknya Umaro #NulisLagi. Minggu lalu sempet bolos karena satu dan lain hal. Dan kali ini curhat Emaknya Umaro adalah mengenai Tahnik.

Beberapa waktu lalu ada teman yang sedang menjelang persalinan, banyak tanya ini itu seputar pengalaman gue. Nah salah satu yang bikin dia bertanya-tanya adalah Tahnik. “Apaan tuh pit Tahnik?”

Simplenya sih gue jawab ajah itu sunnah Rasul, yaitu dengan memberikan kunyahan kurma kepada bayi yang baru lahir. Nah terus muncul pertanyaan berikutnya, "emang Umaro gak ASI eksklusif? Kok di kasih kurma??"

Sebetulnya info seputar tahnik ini sudah Emaknya Umaro dapatkan sejak dulu. Tapi menjelang persalinan barulah gue sibuk bongkar-bongkar Buku Fiqih Sunah untuk Wanita karya Abu Malik Kamal Bin Sayyid Salim terbitan Al I’tishom, di dalamnya lengkap panduan wanita dari single sampai jadi mom.

Abu Musa ra. Menyatakan, “Ketika putraku lahir, aku membawanya kepada Nabi saw. Beliau memberinya nama Ibrahim, lalu mentahniknya dengan sebuah kurma. Beliau juga mendoakannya agar memperoleh berkah, lalu menyerahkannya kembali kepadaku.” Anak tersebut merupakan anak pertama Abu Musa. Diriwayatkan oleh Bukhari, No. 5467 dan Muslim, no. 2145.

Cara melakukan tahnik ini adalah dengan mengunyah sebutir kurma, kemudian air/sari nya dioleskan pada bibir bagian dalam bayi. Ada teman yang mengatakan, agar lebih afdol sebaiknya yang melakukan Tahnik adalah orang soleh. Tapi untuk keamanan,

Kamis, 23 Juni 2016

Resep Roasted Chicken Hanya Dengan 3 Bumbu Dasar + 1 Bumbu Rahasia

13.56.00 8 Comments
Maknyuuuuus
 Beberapa waktu lalu gue sempet share menu berbuka puasa yang katanya ala-ala restaurant itu. Yaitu Ayam Panggang Alias Roasted Chicken. Tampilannya seksi karena si ayam matang dalam keadaan utuh hahaha. Kesannya sih itu ayam rempong masaknya. Tapi tau gak sih loooo... itu ayam lebih mudah masaknya ketimbang ayam goreng di warung padang kwkwkw.

Dari dulu emang kepengen banget nyoba bikin si ayam seksi ini. Tapi mikir-mikir kayaknya ribet, udah gitu gede binggo siapa yang mau makan kalau Cuma berdua? Secara Umaro kan belum bisa icip-icip. Tapi akhirnya kesampaian juga bikin pas ngadain buka bersama dirumah sama sahabatnya suami sekeluarga.

Setelah eksekusi, ternyata boooo emang dasarnya makanan orang sonoh (barat) itu simple bin gampil (halah bahasanya). Jadi gak usah mikir itu rempong masaknya apalagi punya baby yang mulai banyak melek dan ngajak main kayak Umaro. Udah gituuuu, bumbunya boooo. Iya bumbunyaaaaaa simpeeeeeel. Serius gak usah uleg-uleg, trus pergi ke barat mencari sebelas bumbu rahasia. Cuma butuh 3 bumbu dasar + 1 Bumbu rahasia.

3 bumbu dasar itu antaranya

Rabu, 22 Juni 2016

Tentang Gerakan #BukuRamahAnakMuslim

13.57.00 2 Comments

Bismillah...

Sejak beberapa tahun lalu saya memang dibuat gundah lantaran kecolongan beli buku anak yang saya kira bagus dan informatif nyatanya malah diam-diam terselip pesan LGBT (Lesbian, Gay, Bioseksual, Transgender). Saya dan mungkin sebagian besar orangtua diluar sana mungkin bukannya tidak peduli, tapi seringkali kami kecolongan karena embel-embel “buku anak” sehingga membeli tanpa lebih dulu membacanya.

Ya iyalah, kadang anak keburu meminta di tempat dan gak mungkin juga kita melahap buku yang tebal di toko buku baru kemudian membelikannya untuk anak. Maka itu tercetuslah sebuah ide gerakan berjejaring antar orangtua/kakak/guru yang peduli dengan bacaan anak.

Membaca itu baik, tapi alangkah sedihnya kalau ternyata kebaikan itu di manfaatkan oleh opnum tertentu untuk menyebarluaskan faham yang menjerumuskan. Agar gerakan ini tidak menjadi gerakan penilaian buku secara subyektif, tentu perlu adanya standart penilian buku itu menjadi buku yang ramah anak atau tidak khususnya muslim.

Berikut saya jabarkan point penilaian Buku Ramah Anak Muslim:
  1.  Tidak bertentangan dengan Al Qur’an dan Hadits (sudah jelas sekali)
  2. Tidak melecehkan golongan tertentu
  3. Tidak melecehkan suku tertentu
  4. Tidak mengandung gambar-gambar yang vulgar (Buku yang berkaitan dengan pengajaran anatomi tubuh tidak termasuk di dalamnya. Cukup menjadi catatan bahwa harus dalam pengawasan orangtua)
  5. Tidak mengajarkan kekerasan (Jika dicontohkan ada anak nakal yang masih wajar, namun kemudian ada hikmah cerita yang bisa diberikan tidak termasuk di dalamnya)
  6. Tidak mendukung gerakan LGBT


Adapun cara berpartisipasi dalam gerakan ini adalah:
  1. Menuliskan resensinya di blog pribadi dengan hastag #BukuRamahAnakMuslim kemudian link nya di share melalui email saya dongengkakpita@gmail.com. Nanti akan saya tulis sebuah pembuka untuk menuju blog partisipan sesuai link yang diberikan.
  2. Jika tidak memiliki Blog, bisa mengirimkan komentar tentang buku beserta ulasan umumnya, kemudian akan saya tulis ulang menjadi resensi sederhana dengan menampilkan partisipan sebagai narasumbernya.
  3. Penulis tidak bisa merekomendasikan bukunya sendiri.
  4. Nantinya akan ada gallery Khusus untuk menampilkan buku-buku yang masuk ke dalam kategori Buku Ramah Anak sehingga pengunjung bisa dengan mudah melhat list bukunya.


Mari jadikan gerakan ini menjadi gerakan bersama. Jika ada kritik dan saran atau kedepannya terdapat buku yang ternyata tidak sesuai dengan point kelayakan silahkan menghubungi saya untuk di evaluasi. Terima Kasih...

Senin, 20 Juni 2016

Mesin Jahit Mini Sebagai #SolusiRamadan | Berlebaran Dengan Baju Handmade

12.12.00 2 Comments

Dunia ini begitu nyatanya, sampai-sampai gak berani berandai-andai jadi cinderella yang ketemu ibu peri super dan baik hati yang bisa mengabulkan segala permintaan walaupun Cuma setengah hari kwkwkw. Tapi meski bukan di negeri fantasi, dunia nyata telah memberikan kita berbagai macam kemudahan lewat berbagai tekhnologi maupun barang yang berguna dan gak semahal yang kita bayangkan.

Sejak menikah awal tahun 2015 gue ikut suami tinggal di kota Banjarmasin. Namanya pindah ke tempat yang baru, segala penyesuaian terjadi. Selain menyesuaikan diri dengan status isteri, menyesuaikan diri dengan kondisi jauh dari ortu, termasuk menyesuaikan diri dari lingkungan baru.

Waktu masih tinggal di Jakarta segalanya amat mudah dijangkau, apalagi sudah hapal seluk beluk nya (iyalah 26 tahun jadi penghuni Jakarta Bo!). Dan disini saking “buta”nya dengan lingkungan, akhirnya kalau mau nyari apa-apa

Minggu, 19 Juni 2016

Menulis 45 Buku Miyosi | "Musti Kreatif Jangan Ngandelin Royalti Ajah"

16.24.00 11 Comments
Yang Minta Buku Gratisan Siap-Siap Di Terkam kwkwkw :p

Semalam gue akhirnya berkesempatan baca komik Hai Miiko nomor 28. Meski dah berbulan-bulan terbit, susyah sekali merayu suami buat “jajan” komik. Kalau beli buku sih di acc, meski kadang diledek dulu “emang yang kemaren dah dibaca?” kwkwkw

Nah di komik itu, ada satu cerita yang rasanya nohok hati gue sebagai pembaca dan penulis (lebih tepatnya punya banyak teman penulis kwkwkw). Ceritanya si Miiko mau hadiah komik satu set, tapi sama ortunya di batasi nominalnya. Ternyata ada toko buku baru buka yang menjual buku-buku bekas.

Sabtu, 18 Juni 2016

Punya Mata Minus Menghalangi Ibu Melahirkan Normal, Benarkah?

13.26.00 15 Comments
Hamil Umaro Trimester Akhir

Dulu waktu kecil gue suka penasaran liat orang pakai kacamata. Entah kenapa kesannya keren yak, sampe akhirnya kepingin. Dan akhirnya waktu duduk di kelas lima keinginan pakai kacamata itu terwujud berkat gaya hidup yang buruk.

Dari masih kecil emang udeh hobi baca buku, dan nonton tv. Apa yang buruk dari kedua hobi itu? Adalah ketika membaca terlalu dekat apalagi sambil tiduran, begitupun nonton tv dan akhirnya berujung pada takdir berkacamata.

Dimulai dari minus setengah tanpa silinder, dan karena kebiasaan buruk yang tidak berkurang  sampai sekarang(kapokmu kapan?? :p) akhirnya penambahan minus terus bertambah bahkan dilengkapi dengan silinder yang juga terus nambah.

Saat akhirnya testpack dan dokter menyatakan gue positif hamil, salah satu yang pengen banget gue usahakan adalah melahirkan secara normal. Ehm, gue sih gak bilang melahirkan SC (Secio Caesar) itu gak oke loh ya. Gue gak maksud nyinyirin orang-orang yang melahirkan SC loh ya. Gue gak mau SC semata-mata karena emang gue itu takut. Gue punya phobia sama jarum suntik dsb. Walau akhirnya ketika mendekati persalinan dah gak peduli sakitnya infus, jarum suntik, dan bahkan dengan tegas meminta SC di akhir-akhir karena tidak ada perkembangan walau akhirnya berhasil normal.

Nah salah satu dokter kandungan yang gue datangi, agak merasa berat hati ketika gue konsultasi untuk lahiran normal dengan kondisi minus tinggi. Kata beliau sih ambang batas ibu bisa melahirkan normal dengan mata minus adalah jika ukuran minusnya 5. Sedangkan gue udeh hampir minus enam baik kanan dan kiri plus silinder. Katanya ada resiko kebutaan.

Akhirnya dokter kandungan meminta gue mendatangi dokter specialis mata dan minta rekomendasinya. Dan yang namanya test mata untuk mengukur bola mata itu yaaaaaaaa... Ampuuun panjang, lama, dan mehong alias mahal huhuhu *nangis. Udah gitu ada obat yang di tetesin punya efek ngebayang pada mata. Makanya di tanya dokter sebelumnya ke rumah sakit naik apa, dan sama siapa. Karena kalau sendiri atau nyetir disuruh pulang lagi.



Dan setelah melewati proses yang panjang, antri-masuk ruangan-keluar lagi-antri lagi-masuk lagi-keluar lagi-antri lagi- sampai berkali-kali akhirnya sampailah kepada dokter yang bukannya ngasih hasil pemeriksaan malah ngajakin ngomong dari hati-ke hati tsaaaah. Dan secara garis besar intinya adalah:

Kamis, 16 Juni 2016

Ramadhan di Banjarmasin Sarat Toleransi: Kulinerlah Pada Tempatnya

18.40.00 2 Comments
Suasana Pasar Wadai Banjarmasin

Ramenyooooo kisah tentang para pedagang makanan yang dirazia petgas SATPOL PP karena berjualan di bulan suci Ramadhan. Banyak yang menghujat, membela, bahkan membuat gerakan donasi untuk di si pedagang. Terus muncul lagi komentar tandingan yang semula hujat SATPOL PP sekarang gantian hujat yang bikin gerakan donasi.

Eeeeeh gue bukan mau ikut-ikutan hujat ya. Gue Cuma mau cerita tentang suasana ramadhan di kota yang punya julukan kota seribu sungai, Banjarmasin. Satu setangah tahun sudah gue di Banjarmasin ikut suami yang penempatan dinas disini.

Tahun lalu sempat syock dengan kenyataan “pahit” bahwa setiap Ramadhan rumah makan di sini HARUS TUTUP. Gak Cuma pedagang kecilnya loh, tapi juga aneka restoran fast food juga. Baik yang di pinggir jalan maupun yang di mall. Iya serius yang di mall juga tutup.

Sabtu, 11 Juni 2016

Sukses ASI Eksklusif Sebelum Melahirkan

12.12.00 2 Comments
Ilustrasi diambil dari google

Kali ini Emaknya Umaro mau curhat mengenai proses menuju ASI Eksklusif. Karena supaya sukses menyusui secara eksklusif agak telat kalau dipersiapkan kalau baby nya sudah brojol. Yang ada malah panik, baper, and akhirnya tergoda sufor (Susu Formula).

Sebelumnya gue mau menyampaikan kepada Ayah Umaro, bahwa “Sayang, aku padamu deh. Bersyukur punya suami yang inisiatifnya besar kayak kamu...Lup...Lup...”

Kenapa gue bilang begitu? Sebab gue tuh cuek banget dan lebih tepatnya kadang bingung apa yang harus di pelajari menyambut si Baby. Kalau emak-emak biasanya sih fokus di perlengkapan baby, apalagi kalau udah masuk toko baby. Beugh bisa fokus banget gak terusik dengan deheman suami ngajak udahan belanja kwkwkw.

Ayah Umaro paling gesit cari info seputar merawat baby, info seputar fakta vs mitos selama hamil, info pentingnya menyusui dsb. Nah info seputar menyusui secara eksklusif ini berawal dari suami yang jaman bujangnya “terdoktrin” oleh seorang dokter yang menyatakan bahwa Susu Formula hakikatnya lebih banyak bahayanya daripada manfaatnya (yang ini cari sendiri ya infonya hehehe)

Banyak yang akhirnya bilang “Lo sih enak pit, dari semenjak hamil ASI nya dah keluar banyak”. Yah namanya ibu dan calon ibu mah ada ajah ya Bapernya. Dulu waktu hamil dan ASI gak berhenti mengalir gue panik loh. Karena gue takut banget kalau Umaro lahir ternyata dia gak dapet colostrum. Padahal itu produksi terbaik dari ASI. Tapi akhirnya kembali tenang karena banyak masukan dari teman-teman yang berpengalaman.

Insya Allah siapa saja bisa sukses memberikan ASI Eksklusif asalkan ikhtiarnya maksimal.
Nah apa ajah yang perlu di persiapkan untuk sukses menyusui sebelum melahirkan? Berikut tips ala emaknya Umaro:

Kamis, 26 Mei 2016

Umaro dan Lactacyd Baby: 6 Langkah Mengatasi Ruam Popok

17.53.00 1 Comments


Aku dan #LactacydBaby andalan Bundaku :)
Kalau punya Baby waspada dengan yang satu ini. Yaitu ruam popok. Waktu Baby Umaro baru lahir, kulitnya masih mulus euy selama di rumah sakit. Tapi ternyata beberapa hari setelah keluar dari rumah sakit, mulai timbul bintik-bintik merah di sekitar kemaluan. Sebagai Mom Newbie jelas panik donk. Karena merahnya pake banget, pasti si Baby jadi gak nyaman banget.

Sempet ada teman yang menyarankan susu dan produk turunannya. Padahal emaknya Umaro suka banget sama susu, keju, roti, cake dll yang bahan utamanya susu. Kenapa suruh stop produk susu dsb? Karena bisa jadi kemerahan yang muncul di tubuh baby disebabkan oleh alergi karena makanan yang di konsumsi ibu. Maklum Umaro kan ASI eksklusif.

Tapi rupanya setelah stop itu semua, ruam tak kunjung hilang. Tambah bingung donk ya emaknya Umaro. Akhirnya setelah searching-searching, tanya bidan, dan tanya teman dapatlah berbagai masukan yang Alhamdulillah membantu banget.

10 item Optional Dalam Merawat Baby

12.59.00 2 Comments
Setelah sebelumnya share list wajib menyambut baby new born. Nah simak list Optional berikut saat merawat Baby New Born. Namanya juga Optional, jadi bisa jadi kamu butuh bisa juga nggak. Jadi disesuaikan dengan kebutuhan ya.
  1. Bantal menyusuiSeberapa penting punya bantal menyusui ini? Lumayan penting sih buat gue. Bisa ajah sih pakai bantal biasa. Tapi penggunaan bantal khusus menghindari penyebaran kotoran. Misal saat menyusui tau-tau baby “bocor”. Kan kalau gak pakai diapers, otomatis bantal kotor. Dan lagi bantal yang memang didesain khusus ini memberikan kenyamanan yang berbeda dengan bantal biasa. Bentuknya yang menyerupai bantal leher versi besar, mencegah bantal bergeser saat digunakan. Model tertentu bahkan sudah dilengkapi dengan pengikat di belakang dan kantong serbaguna.
  2. Perlengkapan ASI PerahPompa ASI jelas sangat dibutuhkan terutama untuk ibu yang bekerja. Sempet kepikiran ngapain juga gue punya beginian. Wong sehari-hari di rumah ajah. Tapi ternyata awal-awal baby Umaro lebih banyak tidur. NgASI nya belum banyak seperti sekarang. Sedangkan ASI gue melimpah. Hasilnya PD bengkak dan sakit. Belum lagi kadang “bocor” akhirnya bikin badan basah kuyup. Nah pada saat itulah Pompa yang emang udah sedia (boleh lungsuran) ini berguna. Untuk penyimpanan di freezer, bisa menggunakan botol kaca atau plastik penampung khusus ASI. Gue lebih suka pakai plastik. Selain praktis bisa di tulis tanggal pakai spidol permanen, juga bersahabat buat freezer gue yang kecil. Jadi muat banyak. Nah untuk pemberian ASI perah ke Baby Umaro, Abu Umar melarang penggunaan Dot. Kenapa? Hasil searching-searching, DOT bisa membuat baby bingung puting bahkan bisa mempengaruhi produksi ASI. Kalau gak pakai dot, terus ngasihnya pakai apa? Karena Umaro masih new born ASIP nya diberikan pakai

Kamis, 19 Mei 2016

Ini Dia List Wajib Menyambut Kelahiran Baby...

12.39.00 0 Comments
Yuhuuuu... it’s time buat kembali menulis setelah sekian lama. Riweuh selama hamil dan persiapan kelahiran, dan sekarang ternyata tetep riweuh karena kehadiran baby Umaro. Tapi alhamdulillah riweuh yang menyenangkan. Nah, berhubung gue lahiran jauh dari ortu, berbagai hal diurus sendiri dibantu suami tentunya. Mumpung Baby Umaro lagi tidur, mari kita bersih-bersih debu laptop dan blog yang ternyata mulai berdebu kwkwkw.

Namanya pengalaman punya anak pertama, selaku emak-emak rasanya klo ke toko perlengkapan baby semua pengen dibeli dari A-Z. Tapi biar gak mubadzir, ini dia refrensi beberapa item yang wajib ada dalam list menyambut kehadiran baby new Born diantaranya:

Kamis, 21 Januari 2016

Sebuah Mimpi Yang Baru...

12.04.00 0 Comments
Kalau kata orang sih ya, gak akan ada asap kalau gak ada apinya. Nah begitu juga dengan hobi, pasti ada latar belakang orang punya minat tertentu terhadap sesuatu. Kalau melihat sejarah keluarga, sebetulnya gak ada satupun yang mewarisi hobi membaca. Emak sama Babeh gak pernah tuh ngasih stimulus tertentu ke anak-anaknya supaya punya hobi baca buku.

Tapi, waktu jaman sekolah dulu babeh yang peduli banget sama pendidikan anak-anaknya setiap tahun ajaran baru selalu ngajak anak-anaknya ke toko buku buat beli buku pelajaran. Meski keluarga kami sederhana, babeh selalu mengutamakan segala hal yang menunjang pendidikan anak-anaknya, termasuk menyediakan buku pelajaran yang tidak disediakan sekolah.

And you know what? Gue ngerasa jadi anak paling pinter disekolah karena LKS gue selalu terisi karena adanya buku-buku refrensi yang lebih lengkap daripada LKS atau buku paket sekolah. Dari situ gue mulai tertarik sama buku.

Ketertarikan gue sama buku pun berkembang ke buku-buku cerita. Gue selalu gak sabar menanti datangnya hari kamis. Kenapa kamis? Karena kamis adalah jadwal perpustakaan sekolah dibuka. Kalau dunia SD gue sekritis sekarang, mungkin akan keluar argumen “Ngapain bikin perpustakaan sekolah kalau gak dibuka. Perpustakaan Cuma sebagai hiasan kalau ada kunjungan dari Dinas Pendidikan. Itu Perpus apa pajangan?” hihihi

Tapi ya nyatanya meski dibuka hanya seminggu sekali, gak mengurangi antusias gue buat minjem buku-buku kumpulan cerita rakyat.

Jumat, 28 Agustus 2015

Belajar dari Negeri Orang...

14.47.00 0 Comments

Singapore I’m Coming!!! Apasih?! Ke singapore ajah norak banget, Cuma setempongan dari Indonesia. Hehehe gak papalah ya norak, ini pertama kalinya saya jalan-jalan keluar negeri Bo! Setelah bertahun-tahun lamanya sempet sombong dengan bikin stetment “Ngapain keluar negeri? Indonesia jauh lebih indah”. Tapi ternyata ketika kesempatan itu datang siapa yang rela nolak.

Kebetulan saat itu saya sedang ada acara Musyawarah Nasional Forum Lingkar Pena di Bali. Untuk pertama kalinya juga saya menginjakkan kaki di Bali. Ternyata benar, pantas saja banyak turis jatuh cinta pada Bali, tempatnya benar-benar indah.

Pulang dari Bali, saya iseng ngerayu atasan di kantor. Ngajak liburan ke Bali di akhir project. Serius niatnya Cuma bercanda. Tapi ternyata beberapa minggu kemudian ada pengumuman di Kantor agar semua fasilitator membuat passport karena kita mau di ajak ke Singapore. Mimpi gak ya Saya?

Ternyata benar, April 2013 kami berangkat ke Singapore bersama-sama. Kok bukan Bali? Kadang disini saya merasa sedih, kala mendengar berita bahwa tiket pesawat ke luar negeri lebih murah daripada penerbangan domestik. Tapi jauh lebih baik dibandingkan dulu, tiket dalam maupun luar negeri juga sama-sama mahal.

Sempet penasaran juga sih,

Senin, 24 Agustus 2015

Yuk Buat Sendiri Yoghurt di Rumah

21.37.00 0 Comments

Hi... Bikin apa kita kali ini? Katanya sih ya kalau lagi berbadan double terjadi perubahan hormon yang kemudian bisa mempengaruhi mood seorang wanita. So, sebenernya sih lagi males bikin ini itu. Tapi berhubung udah kepengen pake banget bisa ngemil yoghurt setiap hari, akhirnya rasa males harus di basmi.

Konon katanya Yoghurt memiliki banyak manfaat, bahkan untuk ibu hamil. Kebetulan saya suka banget sama minuman yang satu ini, dari dulu mau bikin masih ragu lantaran di Banjarmasin ini sulit

Jumat, 21 Agustus 2015

Saya Rindu Melukis Cahaya | Taman Bacaan Masyarakat Sebagai Pendidikan Informal Anak

11.18.00 0 Comments

Saya rindu, rindu sekali. Bukan hanya merindukan riuhnya kota Jakarta, bukan hanya merindukan orangtua saudara dan teman-teman. Namun saya merindukan Cahaya. Lebih rindu lagi untuk melukis cahaya.

Melukis cahaya adalah istilah yang saya sampaikan kepada teman-teman di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Cahaya FLP Depok. Saya yakin tidak ada satupun pena ataupun pewarna yang sanggup menghasilkan cahaya yang nyata. Maka bagi saya melukis cahaya adalah melakukan sebuah kegiatan yang bermanfaat sehingga menjadi cahaya terang bagi siapa saja.

Sejak tinggal di Banjarmasin ikut dengan suami saya, saya tidak pernah berhenti “merengek” untuk segera membuka taman bacaan kami sendiri. Banyak hal kami diskusikan bersama. Dari mulai Bagaimana? Untuk apa? Dan sebagainya.

Bagi suami saya, hidup ini harus bermanfaat dan terutama melakukan segala sesuatunya karena Allah. Artinya setiap yang kita lakukan nantinya akan menjadi ibadah. Saya setuju, namun mengadakan TBM dirumah saya memiliki

Rabu, 19 Agustus 2015

Tuhan Izinkan Aku Mengeja Cinta-Mu Part 2

12.00.00 0 Comments

Kata orang lima tahun pertama pernikahan adalah masa yang paling berat. Hari ini tujuh bulan tujuh hari usia pernikahan saya dan suami. Masih jauh menginjak lima tahun. Namun berat rasa pernikahan yang kami jalani, bukan lantaran proses adaptasi kami yang memang baru saling mengenal. Namun beratnya pernikahan kami lantaran adanya gangguan itu.

Gangguan yang datang di hari kedua usia pernikahan kami. Saat kami sedang memadu kasih berdua, muncul pihak ke tiga yang mengacaukan moment romantis kami. Ah, jangan duga ornag ketiga itu adalah wanita yang mengetuk pintu rumah kami sambil menangis dan memegangi perutnya yang buncit. Insya Allah suami saya lelaki baik-baik.

Pihak ketiga yang muncul tidak dapat dilihat mata namun gangguannya nyata. Musuh utama manusia sejak Nabi Adam pertama kali diciptakan Allah sebagai menusia pertama. Syaitan.

Awalnya saya ragu

Senin, 17 Agustus 2015

Tuhan Izinkan Aku Mengeja Cinta-Mu Part 1

21.01.00 0 Comments

Di hari kemerdekaan indonesia yang ke-70 ini usia pernikahan saya dan suami memasuki usia 7 bulan 6 hari. Usia yang masih terbilang sangat muda bagi usia pernikahan. Namun entah bagaimana dengan pernikahan orang lain, hanya saja saya merasa pernikahan kami begitu berat dijalani.

Sejak memutuskan tidak ingin pacaran sebagai jalan memilih calon pendamping hidup, saya sempat dihinggapi ketakutan akan menjomblo seumur hidup. Pasalnya saya merasa diri saya serba kekurangan. Baik secara fisik maupun secara non-fisik. Hingga suatu hari salah satu sahabat saya meninggal di usia muda, saya merenung. Kata orang ‘Manusia terlahir hidup, mati, rezeki dan jodohnya sudah diatur oleh Dia Yang Maha Pencipta’, saya setuju. Namun kata orang selanjutnya adalah ‘Jadi jangan takut setiap orang ada jodohnya’, saya tidak setuju. Kemudian kata-kata ini meluncur begitu saja dihati saya “Tuhan, jika memang tidak Engkau siapkan jodohku di dunia maka biarlah. Mungkin yang Engkau inginkan adalah aku total mncintai-Mu saja tanpa membaginya”.

Tidak lama setelah berucap demikian, tawaran-tawaran untuk mencoba perkenalan secara Syar’i untuk menujuh pernikahan yang disebut Ta’aruf datang kepada saya. Namun menikah urusan hati, bukan urusan umur yang tidak lagi belia, atau sekedar urusan agar lebih mudah menjawab pertanyaan “Kapan Nikah?”

Rabu, 29 Juli 2015

Kemudahan Berbelanja Dengan Adanya COD

18.29.00 0 Comments

Kata orang jawa dulu, ada pepatah yang mengatakan “Kalau suami masuk ke sarang buaya sekalipun, istri juga harus mau ikut”. Bukan sarang buaya yang sebenarnya tentu saja. Namun pepatah ini adalah sebuah nasehat bahwa kemanapun suami pergi, hendaknya sang istri mengikuti sebagai bukti bakti.

Tidak pernah terbayangkan oleh saya bahwa suatu hari saya akan meninggalkan kota metropolitan, Jakarta. Sudah dua puluh lima tahun saya berdamai dengan Ibu Kota yang memiliki kesibukkan yang luar biasa. Setidaknya meski sibuk, di kota ini bisa jadi semua tersedia. Dari makanan sampai barang-barang yang entah darimana asalnya.
Sekarang, sebagai bukti bakti saya kepada lelaki yang belum lama ini menjadi suami saya, saya harus ikut kemana dirinya pergi. Dan Banjarmasin menjadi tempat tinggal saya, meninggalkan hiruk pikuk ibu kota.

Ini pertama kalinya saya menginjakkan kaki di tanah Borneo. Rasa asing tanpa keluarga, tanpa teman, dan terlebih tanpa kenyamanan mengakses banyak hal seperti hal nya di Jakarta dulu. Untuk memperoleh sesuatu saya kesulitan. Bukan hanya karena belum mengenal dengan baik kota Banjarmasin, tapi juga ternyata disini memang tidak selengkap di